Subscribe:

Ads 468x60px

Senin, 02 September 2013

ADHD ( Attention Deficit Hyperactivity Disorder )


Definisi
ADHD adalah gangguan perkembangan dalam peningkatan aktifitas motorik anak-anak hingga menyebabkan aktifitas anak-anak yang tidak lazim dan cenderung berlebihan. Ditandai dengan berbagai keluhan perasaan gelisah, tidak bisa diam, tidak bisa duduk dengan tenang, dan selalu meninggalkan keadaan yang tetap seperti sedang duduk, atau sedang berdiri.

Etiologi
penyebab pasti terjadinya ADHD masih belum terungkap dengan jelas, meskipun banyak studi yang menunjukkan bahwa gen memainkan peran besar.
·         gen
·         faktor-faktor lingkungan
·         cedera otak
·         gula
·         makanan aditif



Gejala
anak-anak yang memiliki gejala-gejala kekurangan perhatian :
·  mudah teralihkan, melupakan hal-hal , dan sering beralih dari satu    aktivitas ke aktivitas yang lain.
·  mengalami kesulitan untuk fokus pada satu hal.
·  menjadi bosan dengan tugas setelah hanya beberapa menit, kecuali jika mereka melakukan sesuatu yang menyenangkan.
·  mengalami kesulitan untuk memusatkanperhatian mengorganisasikan dan menyelesaikan tugas dan mempelajari sesuatu yang baru.
·  kesulitan menyelesaikan pekerjaan rumah dan sering kehilangan barang (misalnya pensil, mainan, tugas) yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas atau kegiatan.
·  tampaknya tidak mendengarkan ketka berbicara
·  melamun, jadi mudah bingung dan bergerak perlahana-lahan
·  mengalami kesulitan memproses informasi dengan cepat dan akurat
·  perjuangan untuk mengikuti intruksi

anak-anak yang memiliki gejala hiperakitivitas :
·       gelisah dan menggeliat ditempat duduk
·       bicara nonstop
·       menyentuh dan bermain dengan apa saja dan segala sesuatu yang terlihat
·       mengalami kesulitan untuk duduk diam selama makan malam dan sekolah
·       terus-menerus bergerak
·       kesulitan melakukan tugas atau kegiatan dengan tenang


anak-anak dengan gejala impulsif :
·       sangat sabar
·       mengucapkan komentar yang tidak pantas, menunjukkan emosi mereka tanpa menahan diri, dan bertindak tanpa memperhatikan konsekuensi
·       kesulitan menunggu untuk hal-hal yang mereka inginkan atau menunggu giliran dalam permainan
·       sering kali menyela percakapan atau kegiatan orang lain


Kriteria Diagnosis
ü  Adanya 6 atau lebih gejala ADHD dan berlangsung paling sedikit 6 bulan terakhir
ü  Pada gejala hiperaktif-impulsif disebabkan gangguan sbelum usia 7 thn
ü  Beberapa gangguan yang menimbulkan gjala tampak dlm sedikitnya 2 atau lbh situasi
ü  Harus ada manifestasi yang bermakna dlm kehidupannya/yg mengganggu khdpan social, akademik/pekerjaan
ü  Gjala tdk berdiri sndiri selama perjalanan pnyakit dari PDV ,skozofrenia dll.

Klasifikasi
1. predominantly hyperactive-impulsive (terutama hiperaktif-impulsif)
·           kebanyakan gejala (enam atau lebih) berada dikategori hiperaktif-impulsif
·           kurang dari enam gejala kekurangan perhatian yang hadir, walaupun kekurangan perhatian mungkin masih hadir untuk beberapa derajat.
2. predominantly inattentive (didominasi pelengah)
·           sebagian besar gejala (enam atau lebih) berada dikategori kekurangan perhatian dan kurang dari enam gejala hiperaktif -impulsif yang hadir, meskipun hiperaktif-impulsif masih dapat hadir untuk beberapa derajat.
·           anak-anak dengan subtipe ini lebih kecil kemungkinannya untuk bertindak keluar atau mengalami kesulitan bergaul dengan anak-anak lain. mungkin mereka duduk diam namun mereka tidak memperhatikan apa yang mereka lakukan. oleh karena itu, anak mungkin akan diabaikan, orangtua dan guru mungkin tidak menyadari bahwa ia memiliki ADHD.
3. gabungan hiperaktif-impulsif dengan lalai
·                     enam atau lebih gejala kurangnya perhatian dan enam atau lebih gejala hiperaktif-impulsif yang hadir.
·                     sebagian besar anak-anak memiliki gabungan ADHD


Penatalaksanaan

Terapi yang diberikan untuk tatalaksana pASIen ADHD harus dilaksanakan secara menyeluruh, dimulai dari EdukASI dengan keluarga, terapi perilaku hingga penatalaksanaan dengan obat-obatan farmASI. Beberapa terapi yang dapat diberikan adalah
·           Terapi Obat-obatan
       Terapi penunjang terhadap impuls-impuls hiperaktif dan tidak terkendelai, biasanya digunakan antidepresan seperti Ritalin, Dexedrine, desoxyn, adderal, cylert,buspar, clonidine
·           Terapi nutrisi dan diet
       Keseimbangan diet karbohidrat  protrein
·           Terapi biomedis
       Suplemen nutrisi, defisiensi mineral, dan gangguan asam amino
·           Terapi perilaku
 

 




Keratitis


Keratitis
Definisi
Keratitis adalah peradangan kornea, disebabkan bakteri, virus, jamur, autoimun. Pada umumnya didahului proses trauma, penggunaan lensa kontak, pemakaian obat golongan kortikosteroid tak terkontrol atau perluasan infeksi konjungtiva.

Sumber: (Soon-Phaik Chee, et all, Atlas of Inflamatory Eye Disease, Apublication of Singapore National Eye Centre, Saunders Elsevier, Singapore 2007)
Etiologi
Keratitis dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti kurangnya air mata, keracunan obat, reaksi alergi terhadap yang diberi topical, dan reaksi terhadap konjungtivitas menahun.
Sumber : Ilmu Penyakit Mata, Sidarta Ilyas, FK UI, ed. 3. 

Tanda dan gejala
Keratitis akan memberikan gejala mata merah, rasa silau, dan merasa kelilipan.
Sumber : Ilmu Penyakit Mata, Sidarta Ilyas, FK UI, ed. 3. 

Klasifikasi
Pembagian keratitis ada bermacam-macam, salah satunya adalah klasifikasi keratitis menurut kausanya :
a.            Bakteri
-                      Diplococcus pneumonia
-                      Streptococcus haemoliticus
-                      Pseudomonas aeruginosa
-                      Klebsiella pneumonia
b.           Virus
-                      Herpes simpleks
-                      Herpes zoster
-                      Variola
-                      Vacinia
c.           Jamur
-                      Candida
-                      Aspergillus
-                      Nocardia
-                      Cephalosporum
d.           Alergi terhadap :
-                      Stafilokok (ulkus marginal)
-                      Tuberkuloprotein (keratitis flikten)
-                      Toksin (ring ulcer , ulkus anularis)
e.            Defisiensi vitamin
-                      Avitaminosis A (xeroftalmia)
f.            Kerusakan N. V
-                      Keratitis neuroparalitik
g.            Tidak diketahui penyebabnya (ulkus moorens) 

Sumber : Oftalmologi Umum, Vaughan & Asbury, ed. 17. 

Ø    Menurut tempatnya
a.            Keratitis superfisial
*      Ulseratif
-          Keratitis pungtata superfisial ulserativa
-          Keratitis flikten
-          Keratitis herpetika
-          Keratitis sicca     
-          Keratitis rosasea
*      Non-ulseratif
-          Keratitis pungtata suferfisial Fuchs
-          Keratitis numularis Dimmer
-          Keratitis disiformis Westhoff
-          Keratokonjungtivitis epidemika
b.           Keratitis profunda
*      Ulseratif
-          Keratitis et lagoftalmus
-          Keratitis neuroparalitik
-          Xeroftalmia
-          Trakoma dengan infeksi sekunder
-          Keratitis gonore
-          Ulkus serpens akut
-          Ulkus serpens kronis
-          Ulkus ateromatosis
*      Non-ulseratif
-          Keratitis interstitial
-          Keratitis pustuliformis profunda
-          Keratiis disiformis
-          Keratitis sklerotikans 

Sumber : Salim cit Wiyana, 1993 

Diagnosis
Tes penunjang :
o   Tes flouresin
o   Tes sensibilitas kornea
o   Keratoskop placido
o   Scrapping epitel kornea
o   Tes sensitivitas

    Penatalaksanaan
   1. Kausatif dengan memperhatikan bentuk infiltrat, scrapping kornea dan tes sensitivitas / kultur
   2. Supportif : artificial tears, serum otologus, golongan kortikosteroid ( untuk keratitis profunda )
          3. Operatif : Flap konjungtiva / amnion

Rabu, 14 Agustus 2013

FIXED n POC websploit wifi_dos


Assalamualaikum

Sebelum nya mohon maaf lahir bathin yee big grin
permasalahan pada websploit wifi_dos nya yang disini














 yaudah tinggal muter2 di google ehh nemu cara nya, ternyata simple
tinggal buat aja seperti ini, tulis
mkdir /root/temp && touch /root/temp/blacklist

terus coba lagi dah main websploit nya
hasilnya seperti ini











lancar dan moga bermanfaat